FRRO PROCESS, IT SEEMS COMPLICATED

396

Tanggal 1 Agustus, sampailah aku di negeri Bollywood. Negara yang bagiku sangat ketat untuk masalah administrasi imigrasi bagi orang mahasiswa non-india yang tengah berkunjung baik ada keperluan study maupun riset. Terbukti tatkala memasuki Bandara Bangalore, India, aku langsung diarahkan petugas untuk cek verifikasi dokumen dan berkas serta ada cek kesehatan. Setelah lolos tahap verifikasi ini, aku langsung mendapatkan bukti stempel imigrasi di buku passportku.

Bagi mahasiswa yang mendapatkan beasiswa ICCR, di haruskan segera mengurus berkas untuk mendaftarkan diri ke FRRO (Sejenis surat yang langsung bertanda tangan dibawah pihak kepolisian). Surat ini harus segera diurus dan jadi paling lambat 14 hari setelah sampai di India (Biasanya sudah di jelaskan di LoA – Letter of Acceptance – dari email yang dikirim ke awardee beasiswa. Untuk mendapatkan surat ini pun tidak mudah. Aku terlebih dahulu mendapatkan beberapa dokumen seperti berikut :

  1. ID Student Admission dari pihak kampus,
  2. Bonafide Certificate
  3. Bonafide Residence

Semua berkas diatas bisa didapatkan dari kantor International Students yang dimana bertandatangan oleh Prof. Rafishankar Rao, selaku direkturnya.

Perjuangan belum berakhir, setelah itu, aku menuju ke Cyber Lab Kampus guna pendaftaran online dengan menggunakan nomer ID Student dan harus serta membawa dokumen lainnya, seperti passport, visa, bonafide certificate & residence, pas foto 2 lembar, surat LoA dari ICCR, surat guarantee certificate. Semuanya ini bertujuan untuk mendapatkan :

  1. Form C
  2. Form S

Setelah domuent dari pihak kantor internationa students dan Cyber Lab terkumpul, selanjutnya aku baru bisa menuju ke kepolisian FRRO, dan itupun harus menunggu 1 minggu dulu, baru surat yang bernama RP (Residence Permit) keluar.

Apa tujuannya RP (Residence Permit)?

RP (Residence Permit) disini bertujuan agar mahasiswa baru non-Indian bisa segera membeli nomer India dan membuka Bank-Account yang dimana segala financial dari ICCR nanti akan dikirim sebagai bentuk beasiswa.

Yaaa begitulah liku-liku betapa “ribet-nya” tata cara urus mengurus surat di India, Tapi it’s okay lah, namanya juga perjuangan agar duit ICCR segera cair. hehehe

So, then, waut for the next post. Stay stuned!!!

Best regards,

Danang Dann

Leave a comment